Tampilkan postingan dengan label Studi Komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Studi Komunikasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2009

Kampanye Baru Blue Band

Kamis, 18 Juni 2009 1


Unilever meluncurkan kampanye baru untuk merek margarine-nya dengan tajuk ‘Bekal Tumbuh Besar Blue Band’ ke sekolah-sekolah. Agus Nugraha, Brand Manager Blue Band, menjelaskan, “Kampanye Bekal Tumbuh Besar Blue Band ini berupaya merangkul para orang tua murid dan pihak sekolah untuk menyadari pentingnya memberi bekal.” Memberikan bekal kepada anak dipandang lebih baik daripada memberikan uang jajan sebab jajanan belum tentu terjamin nutrisi dan kebersihannya, khususnya jajanan di luar sekolah.

Hal ini didasari hasil survei Badan Pengawasan Obat dan Makanan pada 4.500 sekolah di Indonesia pada 2007 yang membuktikan bahwa 45% jajanan anak tercemar bahaya pangan mikrobiologis dan kimia. Bahaya utama berasal dari cemaran fisik, mikrobiologi, dan kimia seperti pewarna tekstil. Jenis jajanan berbahaya ini meliputi makanan utama, makanan ringan, dan minuman.

Rangkaian kegiatan kampanye ini dimulai sejak minggu pertama Mei dengan sosialisai tentang gizi seimbang. Lalu pada minggu kedua tahap sosialisasi dilanjutkan dengan tema tentang bekal sebagai cara terbaik untuk memastikan anak tumbuh kembang optima. Dan pada minggu ketiga dilakukan peluncuran kampanye «Bekal Tumbuh Besar Blue Band.» Setelah itu selama Juli sampai Agustus tim Blue Band berencana road show ke 10 sekolah di 5 wilayah Jakarta untuk sosialisasi hal yang sama.

Senin, 18 Mei 2009

Hasil Hunting Foto Pertamaku

Senin, 18 Mei 2009 2
Ternyata memotret seperti gaya fotografer handal dengan menggantung kamera XLR di leher itu jauh lebih menyenangkan. Meskipun kamera itu hanya pinjaman dari temenku (heheheh). Aku berhasil menangkap empat gambar ang berada di sekitar kampus putih UMM.




1.Sepatu Bututku.

Ini adalah foto untuk kategori still life, saat itu aku bingung still life yang bagus untuk dijadikan objek itu apa. Sampai akhirnya aku mengambil sepatuku sendiri untuk kufoto. (o_o)












2. Firda Kurnia.

Dia adalah temanku, yang aku jadikan sebagai objek human interest. tapi sayang sekali, aku tidak memfokuskan kameranya saat itu sehingga hasilnya blur. Padahal angelnya udah bagus. (-_-)





3. Gedung GKB 3.

Sama seperti Firda Kurnia, foto untuk kategori arsitektur ini tetap blur juga. Karena aku yang tidak fokus megambil gambar. (+_+)













4. Sungai di Kampus.

Inilah fotoku yang paling aku suka dan the best di antara yang lain, dari angelnya udah pas. pencahayaannya juga tepat dan kameranya fokus, sehingga gambar yang dihasilkan lebih tajam. keren kan foto nature ku? (^_^)

Rabu, 15 April 2009

Kontribusinya Tertinggi, Sprite Zero Pun Diluncurkan

Rabu, 15 April 2009 1

Setelah meluncurkan Frestea Green My Body dan Coca-Cola Zero, Coca-Cola Distribution Indonsia meluncurkan Sprite Zero, minuman ringan dengan nol kadar gula. “Ini merupakan salah satu bentuk diversifikasi,” kata David Tjokro, Marketing Director PT Coca-Cola Distribution Indonesia.

David mengatakan penjualan Sprite sepanjang 2008 paling dominan diantara produk minuman Coca-Cola lainnya—seperti Fanta, Frestea, Powerade, Ades, Coke, Extra Joss kemasan kaleng, Minute Maid Pulpy Orange, dan Fruitcy—sehingga perusahaan ini memutuskan mendiversifikasinya ke Sprite Zero.

Meski penjualan Coke Zero kurang memuaskan dibanding Coke reguler, David optimistis penjualan Sprite Zero bisa menyamai penjualan Sprite reguler. Menurut David, penjualan pada 2008 sedikit lebih bagus dibandingkan 2007. Prediksi 2009 penjualan akan sedikit stag mengingat krisis. “Namun Pemilu diharapkan bisa mengatrol,” katanya. Meski krisis, Coca-Cola menyatakan tetap akan melakukan ekspansi.

Tiga Brand Kampanye Bareng


Tolak Angin, Teh Botol Sosro, dan Dua Kelinci meluncurkan kampanye iklan bersama bertajuk “Produk Indonesia, Tuan Rumah di Negeri Sendiri.” “Idenya berawal dari keinginan untuk mensukseskan gerakan menggunakan produk lokal yang telah dicanangkan Pemerintah. Waktu itu, saya langsung tawarkan konsep kerja sama ini kepada kawan saya, Sosro dan Dua Kelinci,” papar Irwan Hidayat, CEO SidoMuncul.

Joseph S. Sosrodjojo, President Director PT Sinar Sosro, mengaku tidak langsung menerima tawaran tersebut mengingat kampanye ini menimbulkan risiko anggaran tambahan. “Namun, jika tiga pemain bersatu, barangkali bisa berbuat sesuatu dan bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi krisis global. Mengingat, masing-masing produk sudah punya kekuatan image,” ungkap Joseph mengaku pertumbuhan penjualan Sosro tiap tahun rata-rata 5%-6%. Sementara itu, Hadi Sutiono, Direktur Utama PT Dua Kelinci, langsung menyambut ide tersebut.

Maka jadilah, iklan berdurasi 60 detik itu tayang gencar di stasiun-stasiun TV untuk kurun waktu dua bulan setengah ke depan—sejak Maret 2009. Enggan mengomentari ongkos produksi sekaligus biaya tayangnya, Irwan mengakui seluruh bujet iklan ini ditanggung renteng.

Tentang objektif iklan bersama ini, Irwan berkata, “Kami yang kebetulan sama-sama dari Jawa Tengah dan menggunakan bahan baku dari tumbuh-tumbuhan ingin mengimbau masyarakat untuk cinta dan mau menggunakan produk lokal. Semoga juga bisa menginspirasi perusahaan lainnya.”

Dalam rangkaian peluncuran iklan bersama ini, digelar pula workshop bertema “Penguatan Pasar Domestik dalam Mengatasi Krisis Global” yang menghadirkan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan dosen serta penulis buku management Rhenald Khasali.

Sabtu, 04 April 2009

Duit Kaget; Beda Kemasan, Isi Sama Saja.

Sabtu, 04 April 2009 2

Tentunya masih ingat program acara RCTI beberapa tahun lalu yang sempat tidak disiarkan. Program acara yang digagas oleh Helmy Yahya yaitu 'Uang Kaget'. Jika dilihat dari kulit luarnya, program acara ini sangatlah menarik karena bertajukkan tema sosial yang membantu orang-orang kelas ekonomi bawah.

Sempat program ini mati suri beberapa tahun. Kenapa dikatakan mati suri? Karena kini hadir kembali di layar kaca program acara yang bertajukkan tema yang sama hanya saja namanya kini berganti menjadi 'Duit Kaget'. Untuk kejelasan apakah tim produksinya masih dihandle oleh Helmy Yahya beritanya masih samar, toh di iklannya saja masih masuk kategori 'segera' dan belum ada kepastiannya kapan acara ini akan diputar.

Meskipun nama program acaranya telah diganti, tapi substansinya sama saja. Dan yang menjadi bahan pertimbangan di sini adalah apakah program acara 'Duit Kaget' layak untuk dipertontonkan? Ide kreatifnya adalah mereka mampu mengemas kegiatan sosialnya dalam bentuk reality show. Tapi, masalahnya tim production house dari acara ini lebih menganggap para pemirsa sebagai target market yang bisa meraup untung yang sebesar-besarnya dari mereka. Program acara 'Duit Kaget' tidak memberikan sesuatu yang bersifat kepentingan publik yang bisa dijadikan bahan referensi bagi masyarakat, sehingga bisa dikatakan acara 'Duit Kaget' sama saja dengan 'Uang Kaget' hanya beda kulit luarnya saja.

Kualitas acara ini sangatlah rendah, tidak ada bedanya dengan 'Uang Kaget'. Ide kreatif yang mereka tampilkan kesannya terlalu mengekspos kemiskinan dan menjadikan mereka sebagai objek permainan. Ekstrimnya, ini sama saja dengan mempermainkan kemiskinan. Tujuan reality show adalah sekedar untuk hiburan dan jika kita menyaksikan acara ini, sama saja kita menertawakan kemisikinan.

Jadi, sebagai seorang yang terpelajar tentunya kita mampu menyeleksi program acara yang layak ditonton atas dasar humaniora dan respek kita kepada keadaan buruk orang lain yang semestinya tidak dijadikan bahan eksploitasi.

Kamis, 02 April 2009

Kampanye 'The Axe Effect' versi Indonesia.

Kamis, 02 April 2009 1


Pernah lihat iklan AXE versi cewek yang tiba-tiba langsung kasih nomor handphonenya ke seorang cowok. Dikarenakan efek wangi AXE yang begitu tajam sehingga tanpa diminta pun para cewek langsung memberikan nomor handphonenya. Mungkin yang terbesit di pikiran teman-teman bahwa ini pasti hasil jiplakan dari iklan di luar negeri, maka asumsi itu salah besar.
Ini merupakan terobosan perusahaan AXE Indonesia untuk membuat iklan sendiri tanpa harus mengikuti iklan dari luar negeri, karena sekaranglah saatnya kreatifitas itu ditunjukkan. Para Brander Image yang diketuai oleh Chris Oey berpikir keras agar bisa menghasilkan sebuah iklan kreatif yang berangkat dari sebuah fenomena yang asli dari Indonesia. Tiba-tiba terbesit di benak mereka bahwa cowok-cowok di Indonesia akan merasa sangat bangga jika mereka berhasil mendapatkan nomor telepon seorang gadis, dan berangkat dari sinilah maka versi original iklan AXE dari Indonesia muncul.
Positifnya, iklan ini menjadi sebuah gebrakan bagi perusahaan AXE untuk memebntuk strategi pemasaran selanjutnya. Selain memasang iklan di televisi dan space-space iklan di jalan tol, tim branding memasang baliho-baliho, menggambar gravity di dinding jalanan, membawa spanduk di mobil yang mengkampanyekan nomor telepon seorang cewek bagi para cowok yang pake AXE. Setelah para cowok yang menjadi korban betul-betul menghubungi nomor yang telah diberikan maka akan terdengar suara centil dari seorang cewek dar seberang telepon. Tapi mereka yang telah dikerjai tidak merasa menyesal karena setelah tim AXE mengadakan even khusus bagi mereka dan menyediakan doorprize berupa mp4, t-shirt, dll. Poin tambahan lainnya adalah dengan even seperti ini akan semakin menambah kedekatan perusahaan dan konsumen, juga menanamkan trust kepada konsumen terhadap produk AXE.
Kabar baiknya lagi, iklan telah diadopsi oleh beberapa negara lain seperti Singapura dan Malaysia. Tentunya teman-teman tidak menyangka kalau ide kreatif iklan ini bisa buzz, bahkan sampai di luar negeri. Pelajaran yang harus ditarik adalah sangat banyak hal-hal menarik yang ada di sekitar kita yang jika itu dikemas dalam ide kreatif kita akan menjadi suatu apresiasi yang sangat berharga, bahkan bagi masyarakt luas.

Minggu, 15 Maret 2009

Coba Pake Produk Indonesia juga!!!

Minggu, 15 Maret 2009 1
Pasti teman-teman semua sadar,
Friendster, Facebook, dan segala macam situs pertemanan yang populer sekarang adalah merek luar negeri.
Kenapa gak coba produk original Indonesia?
Ada kuq! kunjungi http://www.fupei.com.

Buatlah situs jejaring sosial ini jadi ramai akan kita-kita yang cinta Indonesia.
Okey Sob? Q tunggu kalian di fupei
 
Together! holding hands we'll fall! ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates