Jumat, 24 Juli 2009

Tuhan dan Jagad

Jumat, 24 Juli 2009 0
Zat yang termulia
Menjelma firman-firman-Mu dalam mushaf
Al-Qur'an yang mulia
Yang diajarkan kepada insan Yang Engkau Ciptakan
Hingga lisan terolah sempurna untuk berucap

Wahai Yang Maha Pemurah
Matematika gaib-Mu melakukan perhitungan
Terhadap matahari dan bulan
Menjadikan evolusi planet-planet
Tertata rapi dan tidak bertabrakan
Pohon dan tumbuhan pun bertasbih pada-Mu
Dalam tenang dan diam

Pajangan angkasa biru yang luas
Kokoh tidak bertiang, tidak pernah runtuh
Bersama dengan terlepasnya mizan
Menimbang keseimbangan hati
Dan pengukur kadar keadilan hasrat

Engkau Yang Maha Pemurah
Menghamparkan bumi sebagai penopang
Raga bumi yang bercabang, anugerah-Mu
Berbuahkan kehidupan bagi makhluk hidup
Buah-buahan masak dan semerbak wangi bunga

Engkaulah Yang Membentuk
Tembikar-tembikar bernyawa
Beraneka ragam rupa
Sehalus mungkin menciptakan
Makhluk api yang gaib

Terpeliharalah dua titik permulaan
Sinar kehidupan dan pusat akhirnya
Berkat tangan besar Sang Penjaga
Juga mempertemukan dua sisi laut yang berbeda
Antara kegelapan dan terang benderang
Menjadikannya satu selat
Mengeluarkan dari mulut laut
Anugerah-Mu lagi
Mutiara dan Marjan

Jangan terperanjat
Semua itu berujung kebinasaan
Fana saja
Kemuliaan dan kebesaran milik-Nya
Itu abadi
Kekelan wajah agung-Nya

Dia senantiasa mengatur rotasi kehidupan
Dalam kapasitas menciptakan
Kekuatan menghidupkan
Kemampuan mematikan
Dan kesetiaan memelihara
Dustakah kalian pada Ar-Rahman?

Writen by; Muhammad Zainal Abidin

(Q.S. Ar-Rahman 1- 17)
-Juara 3 Lomba Cipta Puisi Kandungan Al-Qur'an Nasional-
-Pekan Olahraga dan Seni Santri Nasional (POSPENAS)-
-2008, Samarinda, Kalimantan Timur-

Kamis, 09 Juli 2009

Obama to ban PoW photos exposing rape, torture

Kamis, 09 Juli 2009 0
The US administration asks an appeals court to stop the release of prisoner abuse images, showing that Obama has fully backtracked on his promise of transparency.

In a motion filed Thursday in a New York federal appeals court, the Obama administration said that it did not want the photos to be available to the public, arguing that they could lead to violence against US troops in Iraq, Afghanistan and even Pakistan.

“[Distributing the photos poses] a clear and grave risk of inciting violence and riots against American and coalition forces, as well as civilian personnel, serving in Iraq and Afghanistan,” the motion said.

The court filing also included two semi-classified statements by the top US commander in Iraq, General Raymond Odierno, and the head of US Central Command General David Petraeus, who leads US military activities in the Middle East and Central Asia.

“[The release of the images] would… further endanger the lives of US soldiers, Marines, airmen, sailors, civilians and contractors,” said Petraeus.

Odierno also claimed that Iraqi officials had told him the release of the photos, which are believed to number in the thousands, could disrupt democratic progress in Iraq before the national elections.

Last month, Obama’s administration said that it would comply with a court order, which was issued following a lengthy Freedom of Information Act lawsuit filed by the American Civil Liberties Union. The order said the pictures must be released by May 28.

Earlier in May, however, Barack Obama reversed his position, saying that he did not feel comfortable with his previous decision.

The new US administration’s U-turn on the issue drew a heavy backlash from the ACLU, which expressed outrage and said the decision “makes a mockery” of Obama’s campaign promise of transparency.

While Amnesty International said that it was disappointed, other US human rights groups also accused Obama of following in the footsteps of former president George W. Bush.

News of the US government’s official stance came as Press TV released some images of the maltreatment of prisoners by US soldiers, confirming an earlier Daily Telegraph report, which revealed the photos of abuse at Iraqi jails include images of rape and sexual assault.

Washington-based investigative journalist Wayne Madsen emailed the horrific images to Press TV, rejecting allegations by neoconservative media that they were fake.

Madsen said when some of the disputed photos were randomly published by the Boston Globe in 2004, neoconservatives made the same accusations against the paper.

The Daily Telegraph report focused on information provided by Major General Antonio Taguba, a former army officer who published a report in 2004 into the abuse scandal at the Abu Ghraib prison.

Contradicting an Obama administration claim that photos did not include pictures of sexual abuse, Taguba said the images showed mistreatment, torture, and rape.

Kamis, 18 Juni 2009

Kampanye Baru Blue Band

Kamis, 18 Juni 2009 1


Unilever meluncurkan kampanye baru untuk merek margarine-nya dengan tajuk ‘Bekal Tumbuh Besar Blue Band’ ke sekolah-sekolah. Agus Nugraha, Brand Manager Blue Band, menjelaskan, “Kampanye Bekal Tumbuh Besar Blue Band ini berupaya merangkul para orang tua murid dan pihak sekolah untuk menyadari pentingnya memberi bekal.” Memberikan bekal kepada anak dipandang lebih baik daripada memberikan uang jajan sebab jajanan belum tentu terjamin nutrisi dan kebersihannya, khususnya jajanan di luar sekolah.

Hal ini didasari hasil survei Badan Pengawasan Obat dan Makanan pada 4.500 sekolah di Indonesia pada 2007 yang membuktikan bahwa 45% jajanan anak tercemar bahaya pangan mikrobiologis dan kimia. Bahaya utama berasal dari cemaran fisik, mikrobiologi, dan kimia seperti pewarna tekstil. Jenis jajanan berbahaya ini meliputi makanan utama, makanan ringan, dan minuman.

Rangkaian kegiatan kampanye ini dimulai sejak minggu pertama Mei dengan sosialisai tentang gizi seimbang. Lalu pada minggu kedua tahap sosialisasi dilanjutkan dengan tema tentang bekal sebagai cara terbaik untuk memastikan anak tumbuh kembang optima. Dan pada minggu ketiga dilakukan peluncuran kampanye «Bekal Tumbuh Besar Blue Band.» Setelah itu selama Juli sampai Agustus tim Blue Band berencana road show ke 10 sekolah di 5 wilayah Jakarta untuk sosialisasi hal yang sama.

Selasa, 16 Juni 2009

MAKANAN TERKUTUK—SUP JANIN

Selasa, 16 Juni 2009 4


Cerita ini ditulis oleh seorang wartawan di Taiwan sehubungan dengan adanya gosip mengenai makanan penambah kekuatan dan stamina yang dibuatdari sari/kaldu janin manusia. ‘Healthy Soup’ yang dipercaya dapat meningkatkan stamina dan keperkasaan pria terbuat dari janin bayi manusia berumur 6 – 8 bulan dapat dibeli per porsi seharga 3000-4000 RMB (mata uang setempat). Salah seorang pengusaha pemilik pabrik di daerah Tong Wan,Taiwan mengaku sebagai pengkonsumsi tetap ‘Healthy Soup’. Sebagai hasilnya, pria berusia 62 tahun menjelaskan khasiat ‘Healthy Soup’ ini mempertahankan kemampuannya untuk dapat berhubungan seks beberapa kalidalam semalam.

Penulis diajak oleh pengusaha tersebut di atas ke salah satu restoran yang menyediakan ‘Healthy Soup’ di kota Fu San – Canton dan diperkenalkan kepada juru masak restoran tersebut. Kata sandi untuk ‘Healthy Soup’ adalah BAIKUT. Juru masak restoran menyatakan jenis makanan tersebut tidak mudah di dapat karena mereka tidak tersedia ‘ready stock’. Ditambahkan pula bahwa makanan tersebut harus disajikan secara fresh,bukan frozen. Tetapi kalau berminat, mereka menyediakan ari-ari bayi(plasenta) yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga obat awet muda. Juru masak restoran tersebut mengatakan jika memang menginginkan Healthy Soup’, dia menganjurkan untuk datang ke sebuah desa di luar kotadi mana ada sepasang suami istri yang istrinya sedang mengandung 8 bulan. Diceritakan pula bahwa si istri sebelumnya sudah pernah mengandung 2 kali, tetapi kedua anaknya lahir dengan jenis kelamin perempuan. Jika kali ini lahirperempuan lagi, maka ‘Healthy Soup’ dapat diperoleh dalam waktu dekat.Cara pembuatan ‘Healthy Soup’, seperti yang diceritakan oleh jurnalis yang meliput kisah ini adalah sebagai berikut: Janin yang berumur beberapabulan, ditambah Pachan, Tongseng, Tongkui, Keichi, Jahe, daging ayam danBaikut, di tim selama 8 jam, setelah itu dimasak selayaknya memasak sup.

Beberapa hari kemudian seorang sumber menghubungi penulis untuk memberitahukan bahwa di Thaisan ada restoran yang sudah mempunyai stok untuk ‘Healthy Soup’. Bersama sang pengusaha, penulis dan fotografer pergi ke restoran di Thaisan untuk bertemu dengan juru masak restoran tersebut yang tanpa membuang waktu langsung mengajak rombongan untuk tour ke dapur. Di atas papan potong tampak janin tak bernyawa itu tidak lebih besar dari seekor kucing. Sang juru masak menjelaskan bahwa janin tersebut baru berusia 5 bulan. Tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya (Masya Allah!!!). Kali ini, harga per porsi ‘Healthy Soup’ 3,500 RMB karena stok sedang sulit untuk didapat. Sambil mempersiapkan pesanan kami, dengan terbuka juru masak tersebut menerangkan bahwa janin yang keguguran atau digugurkan, biasanya mati, dapat dibeli hanya dengan beberapa ratus RMB saja, sedang kalau dekat tanggal kelahiran dan masih hidup, bisa semahal 2.000 RMB.

Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yg mengetahui. Setelah selesai, ‘Healthy Soup’ disajikan panas di atas meja, penulis dan fotografer tidak bernyali untuk ikut mencicipi, setelah kunjungan di dapur, sudah kehilangan semua selera makan, maka cepat-cepat meninggalkan mereka dengan alasan tidak enak badan. Menurut beberapa sumber, janin yang dikonsumsi semua adalah janin bayi perempuan. Apakah ini merupakan akibat kebijaksanaan pemerintah China untuk mewajibkan satu anak dalam satu keluarga yg berlaku sampai sekarang, atau hanya karena kegemaran orang akan makanan sehat sudah mencapai suatu kondisi yang sangat terkutuk.

Pesan:
Harap teruskan cerita ini kepada setiap orang demi menghindari penyebarluasan kebiasaan yang tak berperikemanusiaan tersebut. Sebagai manusia beragama dan berpikiran sehat, kita berkewajiban untuk menghentikan tindakan kanibalisme dalam bentuk dan alasan apapun. Bangsa manusia adalah bangsa yang derajatnya paling tinggi dari mahluk apapun di bumi ini, dan tindakan tersebut adalah tindakan yang sesungguhnya bukan berasal dari pemikiran manusia

Sabtu, 13 Juni 2009

Air Brand Mejeng di Koran Loh!!!!! ^_^

Sabtu, 13 Juni 2009 0

Ketik REG SAMPAH, kirim ke '51N1'(Bebas Pulsa)

Membuang sampah sembarangan sepertinya sudah menjadi salah satu kebiasaan buruk bangsa Indonesia. Sudah mendarah daging sejak kakek buyut kita dulu, sehingga susah banget untuk diubah. Nggak heran kalo beberapa daerah dan sudut kota terlihat kotor dan kumuh, lha penduduknya sendiri belum bisa (baca : sadar) menjaga kebersihan. So, segudang pujian dech buat mereka yang masih aware dengan kebersihan lingkungan di sekitarnya.

Berbicara tentang lingkungan, standing applause patut diberikan kepada sobat M-Teens yang tergabung dalam Air Brand advertising community. Mereka, 16 mahasiswa semester dua Jurusan Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan aksi kampanye sosial “Apapun sampahnya buanglah pada tempatnya”, tepat di Hari Lingkungan Hidup sedunia 5 Juni lalu dan berlanjut pada Senin (8/6) dengan menjadikan UMM bebas polusi. Seluruh civitas akademik mulai dari mahasiswa, staf, dosen, hingga rektor dilarang membawa motor dan mobil ke kampus!.
“Intinya, gimana aksi kita ini bisa membuat mahasiswa lain sadar tentang kebersihan,” kata Khoirul Anam, salah satu personel Air Brand.
Lebih lanjut, Ariel –sapaan akrab Khoirul Anam- mengatakan target mereka adalah seluruh mahasiswa UMM. Karena itulah, selama kampanye itu, personel Air Brand menyapa para pejalan kaki dan pengemudi kendraan mulai pukul 06.00. Dengan pakaian merah-merah, sobat M-Teens ini membagikan selebaran tentang imbauan area kampus bebas dari sampah berserakan, asap rokok, dan kendaraan bermotor.
“Wajib bebas polusi memang hari Senin itu, tapi akan lebih baik jika dengan kesadaran sendiri mahasiswa kemudian menerapkan pola hidup sehat ini seterusnya,” tambah mahasiswa asal Banyuwangi ini sembari menyebut program tersebut digelar bekerjasama dengan Pusat Studi Lingkungan dan Kependudukan (PSLK), lembaga kampus yang bergerak di bidang lingkungan.
Aksi kampanye mereka juga unik banget loh. Imbauan untuk membuang sampah pada tempatnya ditulis dengan gaya gokil dan kreatif. Contohnya, di sebuah kardus tertulis “Ketik: Reg (spasi) Sampah kirim ke 51N1 (bebas pulsa)”, atau pesan “Apapun sampahnya buang pada tempatnya” yang ditulis di poster berbeda dan dibawa oleh beberapa personel untuk menyusunnya menjadi kalimat yang rapi. Agar tidak monoton mereka meneriakkan jargon-jargon itu beserta ucapan 'selamat hari lingkungan hidup' dengan penuh semangat.
Tak heran aksi mereka menarik perhatian mahasiswa lain dan siapapun yang masuk ke kampus termasu Em! yang hari itu sedang melakukan pemotretan di area kampus. Wah, aksi sobat M-Teens ini bener-bener outstanding. Siapa nyusul?.(han/Em!)

Langsung Ambil Sampah

Sobat M-Teens dari Air Brand bukan termasuk member kehormatan NATO alias no action talk only loh. Jadi mereka nggak hanya teriak kencang “buang sampah pada tempatnya” tapi juga melakukan aksi memungut sampah.
Sasaran mereka adalah tempat nongkrong favorit mahasiswa di kampus, karena bisa dipastikan di sana banyak sampah berserakan. “Untuk menyadarkan mahasiswa, tak bisa sebatas kata-kata saja. Makanya kita sengaja mengambil sampah-sampah itu, memberi dan menjadi contoh agar mereka tergerak hatinya untuk ikut. Ini masih termasuk pesan yang ingin disampaikan kepada mahasiswa,” ujar Nasikh Taufik, mahasiswa komunikasi yang turut berpartisipasi juga dalam kegiatan ini.
Tapi ternyata respon mereka mendapat respon berbeda-beda dari mahasiswa. Ada yang menyambut positif, ada juga yang meledek. “Waduh, ada yang malah bilang kalau kita setiap hari aja ngumpulin sampah, ngegantiin cleaning service. Tapi ada juga yang respek kok, bahkan mahasiswa yang lagi nongkrong itu ada yang bantuin kita mengambil sampah, hehehehe,” kata Firda salah satu anggota komunitas.
Sementara itu, terkait dengan kampanye bebas polusi, beberapa mahasiswa mengeluhkan tentang bebas asap kendaraan bermotor dan asap rokok. “Itu berarti mereka tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor dan tidak bisa merokok di kampus, itu yang dikeluhkan. Tapi ada juga yang mengatakan kegiatan kami keren, lucu, dan kreatif. Beda dari kampanye-kampanye biasa,” tambahnya.(han/Em!)

(Dikutip dari Malang Post rubrik M-teens, edisi Rabu 10 Juni 2009)

Selasa, 02 Juni 2009

World Environment Day 2009.

Selasa, 02 Juni 2009 0

World Environment Day (WED) was established by the UN General Assembly in 1972 to mark the opening of the Stockholm Conference on the Human Environment.

Commemorated yearly on 5 June, WED is one of the principal vehicles through which the United Nations stimulates worldwide awareness of the environment and enhances political attention and action. The day's agenda is to:
Give a human face to environmental issues;
Empower people to become active agents of sustainable and equitable development;
Promote an understanding that communities are pivotal to changing attitudes towards environmental issues;
Advocate partnership which will ensure all nations and peoples enjoy a safer and more prosperous future.

The theme for WED 2009 is 'Your Planet Needs You-UNite to Combat Climate Change'. It reflects the urgency for nations to agree on a new deal at the crucial climate convention meeting in Copenhagen some 180 days later in the year, and the links with overcoming poverty and improved management of forests.

This year’s host is Mexico which reflects the growing role of the Latin American country in the fight against climate change, including its growing participation in the carbon markets.

Mexico is also a leading partner in UNEP's Billion Tree Campaign. The country, with the support of its President and people, has spearheaded the pledging and planting of some 25 per cent of the trees under the campaign. Accounting for around 1.5 per cent of global greenhouse gas emissions, the country is demonstrating its commitment to climate change on several fronts.

Mexican President Felipe Calderon states that the WED celebration will “further underline Mexico's determination to manage natural resources and deal with the most demanding challenge of the 21st century – climate change.”

Rabu, 20 Mei 2009

Karya Seni Pertamaku.

Rabu, 20 Mei 2009 4
Wah-wah, waktu itu ketika mendekati deadline untuk pameran. Aku menggarap karya lukis dan instalasiku sampai-sampai harus lembur. Ini adalah pameran seni pertamaku, jadi aku harus menyelesaikan karyaku.Kalau tidak, aku akan melewati event ini tanpa partisipasi apa-apa.

1. Bleeding On (Karya Lukis).
Huff... ne lukisan kata orang-orang mengerikan. Tapi ada juga yang bilang lukisan ini lucu. Para pakar seni lukis bilang ideku ekstrim, dan filosofis. Heheheh

















2. Dying (Seni Instalasi).
Ini adalah instalasi yang semuanya aku ambil dari bahan-bahan bekas. Sama halnya dengan lukisanku, karya ini cenderung lebih seram.













Well, teman-temanku sempat kebingungan. Kenapa aku tiba-tiba saja berkarya dengan model-model mengerikan itu. Mereka susah menebak apa yang sebenarnya aku pikirkan saat itu, tapi sepenuhnya aku justru merasa enjoy dengan karyaku ini. Tidak ada pengaruh frustasi atau stres yang membuat aku menggarap karya seperti ini. Aku sendiri bingung kenapa?

Last but not the least
, aku minta komentar teman-teman nih. Tentang karyaku yang pertama kali masuk pameran ini. Terimakasih banyak!

Senin, 18 Mei 2009

Hasil Hunting Foto Pertamaku

Senin, 18 Mei 2009 2
Ternyata memotret seperti gaya fotografer handal dengan menggantung kamera XLR di leher itu jauh lebih menyenangkan. Meskipun kamera itu hanya pinjaman dari temenku (heheheh). Aku berhasil menangkap empat gambar ang berada di sekitar kampus putih UMM.




1.Sepatu Bututku.

Ini adalah foto untuk kategori still life, saat itu aku bingung still life yang bagus untuk dijadikan objek itu apa. Sampai akhirnya aku mengambil sepatuku sendiri untuk kufoto. (o_o)












2. Firda Kurnia.

Dia adalah temanku, yang aku jadikan sebagai objek human interest. tapi sayang sekali, aku tidak memfokuskan kameranya saat itu sehingga hasilnya blur. Padahal angelnya udah bagus. (-_-)





3. Gedung GKB 3.

Sama seperti Firda Kurnia, foto untuk kategori arsitektur ini tetap blur juga. Karena aku yang tidak fokus megambil gambar. (+_+)













4. Sungai di Kampus.

Inilah fotoku yang paling aku suka dan the best di antara yang lain, dari angelnya udah pas. pencahayaannya juga tepat dan kameranya fokus, sehingga gambar yang dihasilkan lebih tajam. keren kan foto nature ku? (^_^)

Indonesia Masih Paling Murah Senyum


Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia dengan skor 98%. Untuk salam, skor Indonesia sejajar Hongkong, juga 98%.


Siaran pers The Smiling Report dari AB Better Business berbasis di Swedia (8/4/2009) yang diteruskan Korfungsi Pensosbud KBRI Stockholm Dody Kusumonegoro kepada detikcom (16/5/2009) juga menyebutkan bahwa skor terbaik ucapan salam ini terutama ditemukan dalam pelayanan pemerintah (94%), sedangkan business to business (B2B) cuma 70%.

Sementara itu negara paling tidak ramah senyum adalah Pakistan dengan skor 44% dan terendah untuk memberikan salam adalah Maroko dengan skor 48%. Swedia sendiri berada di rangking 24, dengan skor untuk murah senyum 77% dan salam 81%.

Untuk kategori per benua, skor tertinggi diraih Australia dengan skor murah senyum 89% dan salam 92%. Terendah dari semua benua adalah Afrika: skor murah senyum 62% dan salam 51%.

Sektor industri dengan senyum terbaik adalah Health &; Beauty Care (Kesehatan dan Perawatan Kecantikan) dan Transportasi dengan skor 86%, dan terendah adalah sektor B2B dengan 52%.

Data-data di atas dikompilasi dari para Mystery Shopper, yakni orang-orang terlatih untuk merasakan dan mengukur proses pelayanan terhadap pelanggan. Mereka ini pura-pura sebagai pembeli atau pelanggan potensial untuk selanjutnya melaporkan pengalamannya. Para Mistery Shopper ini disebut juga pelanggan anonim (anonymous customer), tamu virtual, atau pelanggan percobaan.

Hasil kompilasi survei 2008 yang meliputi data customer service itu termasuk jawaban dari 2,5 juta lebih pertanyaan mengenai Smile (senyum), Greeting (salam) dan Add-on Sales (layanan tambahan saat penjualan) di 66 negara.

Untuk layanan tambahan saat penjualan, skor tertinggi diraih sektor B2B (65%), sedangkan leisure paling rendah dengan skor cuma 40%. Sementara penjualan tertinggi dibukukan Pakistan (82%), terendah adalah Finlandia (3%).

Smiling Report mencatat tren yang terus menurun tiap tahun untuk Senyum, yakni 77% (2008), 82% (2007) dan 87% (2004). Tren penurunan juga terjadi Salam, yakni 81% (2008, 2007) dibandingkan 88% di 2004.

Minggu, 26 April 2009

Belajar Kompak dari Marching Band.

Minggu, 26 April 2009 0
Memang, ego itu mau cari perhatian. Maunya diturutin, dan harus menang. Orang lain harus ngalah, itu baru egois sejati. Tapi orang-orang bakal dongkol ke kita. Tapi aku pribadi melatih da mengntrol makhluk liar itu dengan Marching Band. Sukses tuh! Seperti anak-anak Jepang ini. Mereka bisa mengontrol emosi mereka, akhirnya estetika lah yang dihasilkan.


'HARRY POTTER' Selesai, Emma Watson Sedih


Pemeran Hermione Granger dalam franchise HARRY POTTER, Emma Watson, mengaku jika dirinya akan merasa amat sedih jika telah selesai mengerjakan film populer tersebut.


Bintang asal Inggris itu merasa amat kehilangan saat berpikir jika dirinya tidak akan kembali bekerja dengan para bintang dan kru HARRY POTTER saat syuting film POTTER yang terakhir tahun depan.

"Aku tak akan bisa mengendalikan diriku sendiri," kata Watson pada majalah Interview. "Aku melakukannya selama setengah umurku. Film ini yang membuat kami terkenal, dan film ini yang telah membentuk kami. HARRY POTTER benar-benar bagian besar dalam hidupku, jadi menyelesaikannya akan membuatku amat sedih. Para kru sudah ada di sana sejak awal, dan mereka sudah seperti keluargaku."

Namun, walau para pemain dan kru benar-benar dekat di lokasi syuting, Emma mengaku dirinya tidak begitu bersosialisasi dengan rekan-rekan mainnya, Daniel Radcliffe dan Rupert Grint.

"Sejujurnya, kami benar-benar dekat saat sama-sama membuat film. Aku menyayangi mereka, namun aku juga harus bertemu dengan teman-temanku yang lain saat aku tidak di lokasi syuting. Mereka (Radcliffe dan Grint -red) seperti saudaraku sekarang," ungkapnya seperti dikutip KapanLagi.com dari showbizspy.com.

"Kami akan menjadi bagian yang penting bagi satu sama lain. Namun, di waktu yang sama, setelah membuat delapan film HARRY POTTER, kami harus siap untuk pergi dan melakukan hal lain. Kami akan menjadi orang yang berbeda dan memiliki waktu untuk diri kami sendiri," tambahnya.

Kamis, 23 April 2009

Kasus Monahara Sudah Jadi Konsumsi Pers Malaysia

Kamis, 23 April 2009 2

Kuala Lumpur - Kasus gadis model Manohara Odelia Pinot yang menikah dengan salah satu putra Sultan Kelantan dan diributkan oleh orangtuanya, kini sudah mulai menjadi pemberitaan di media massa Malaysia, terutama Malaysiakini.com.


Media massa online ini menurunkan judul beritanya "Kerabat Kelantan Didakwa Dera Istri Model" dan foto cover harian Surya, Selasa 21 April 2009, yang menurunkan tulisan berjudul "Model Indonesia Disilet Pangeran Malaysia" lengkap dengan foto Monahara dengan pakaian kerudung warna orange serta foto suaminya salah seorang putra Sultan Kelantan.

Seorang editor Malaysiakini,com ketika dikontak mengatakan, "Biasanya keluarga istana Kelantan tidak akan memberikan keterangan pers, namun begitu kami siap-siap jika mereka menanggapi berita ini karena masalah ini sudah menyangkut hubungan dengan negara tetangga," katanya.

Beberapa warga Malaysia juga mengatakan, jika ada kasus kriminal yang menyangkut keluarga Sultan biasanya tidak muncul menjadi berita, atau kasusnya ditutup dianggap tidak ada.

Malaysiakini.com akan terus mengembangkan berita ini dengan mewawancarai politisi atau pejabat pemerintahan negara bagian Kelantan.

Rabu, 15 April 2009

Menikmati Hidup dengan The Corrs

Rabu, 15 April 2009 0
Kolaborasi indah yang dilakukan oleh keempat bersaudara ini sungguh sangat luar biasa. Jika mendengarkan lagu ini, semangat kembali tumbuh dan kita siap menikmati hidup dengan segala dinamisasinya.


Kontribusinya Tertinggi, Sprite Zero Pun Diluncurkan


Setelah meluncurkan Frestea Green My Body dan Coca-Cola Zero, Coca-Cola Distribution Indonsia meluncurkan Sprite Zero, minuman ringan dengan nol kadar gula. “Ini merupakan salah satu bentuk diversifikasi,” kata David Tjokro, Marketing Director PT Coca-Cola Distribution Indonesia.

David mengatakan penjualan Sprite sepanjang 2008 paling dominan diantara produk minuman Coca-Cola lainnya—seperti Fanta, Frestea, Powerade, Ades, Coke, Extra Joss kemasan kaleng, Minute Maid Pulpy Orange, dan Fruitcy—sehingga perusahaan ini memutuskan mendiversifikasinya ke Sprite Zero.

Meski penjualan Coke Zero kurang memuaskan dibanding Coke reguler, David optimistis penjualan Sprite Zero bisa menyamai penjualan Sprite reguler. Menurut David, penjualan pada 2008 sedikit lebih bagus dibandingkan 2007. Prediksi 2009 penjualan akan sedikit stag mengingat krisis. “Namun Pemilu diharapkan bisa mengatrol,” katanya. Meski krisis, Coca-Cola menyatakan tetap akan melakukan ekspansi.

Tiga Brand Kampanye Bareng


Tolak Angin, Teh Botol Sosro, dan Dua Kelinci meluncurkan kampanye iklan bersama bertajuk “Produk Indonesia, Tuan Rumah di Negeri Sendiri.” “Idenya berawal dari keinginan untuk mensukseskan gerakan menggunakan produk lokal yang telah dicanangkan Pemerintah. Waktu itu, saya langsung tawarkan konsep kerja sama ini kepada kawan saya, Sosro dan Dua Kelinci,” papar Irwan Hidayat, CEO SidoMuncul.

Joseph S. Sosrodjojo, President Director PT Sinar Sosro, mengaku tidak langsung menerima tawaran tersebut mengingat kampanye ini menimbulkan risiko anggaran tambahan. “Namun, jika tiga pemain bersatu, barangkali bisa berbuat sesuatu dan bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi krisis global. Mengingat, masing-masing produk sudah punya kekuatan image,” ungkap Joseph mengaku pertumbuhan penjualan Sosro tiap tahun rata-rata 5%-6%. Sementara itu, Hadi Sutiono, Direktur Utama PT Dua Kelinci, langsung menyambut ide tersebut.

Maka jadilah, iklan berdurasi 60 detik itu tayang gencar di stasiun-stasiun TV untuk kurun waktu dua bulan setengah ke depan—sejak Maret 2009. Enggan mengomentari ongkos produksi sekaligus biaya tayangnya, Irwan mengakui seluruh bujet iklan ini ditanggung renteng.

Tentang objektif iklan bersama ini, Irwan berkata, “Kami yang kebetulan sama-sama dari Jawa Tengah dan menggunakan bahan baku dari tumbuh-tumbuhan ingin mengimbau masyarakat untuk cinta dan mau menggunakan produk lokal. Semoga juga bisa menginspirasi perusahaan lainnya.”

Dalam rangkaian peluncuran iklan bersama ini, digelar pula workshop bertema “Penguatan Pasar Domestik dalam Mengatasi Krisis Global” yang menghadirkan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan dosen serta penulis buku management Rhenald Khasali.

Jika Gak ada Kuliah, What will You do?



Well, Guys! Tengah hari yang pengap, pastinya bikin bete kalau harus peras otak buat kuliah. Bisa-bisa blank!!! dan terjadilah big bank (Waduh, gak nyambung). Dan semua sujud syukur, karena waktu itu Pak Nasrullah (dosen mata kuliah dasar-dasar jurnalistik) lagi gak masuk. Semuanya bersorak gembira.



Kebetulan nih, semua sudah janjian pakai dresscode warna hitam. Jadi, kitapun langsung berpose ria depan kamera dari sang fotografer profesional di kelas kita. Siapa lagi kalau bukan Papi tercinta para Big Family, Can-can (Ada sejarahnya, tar diceritakan di rubrik sendiri). Keren gak sih?



Wah2, anak-anak kelas lain pada bertanya-tanya. Siapa yang meniggal? kenapa IKOM-A pake baju hitam semua? Tapi, pada kenyataannya justru kita ketawa-ketiwi, blak-blakan, HERI (Heboh Sendiri), dan tingkah laku gokil kita bikin orang-orang semakin heran melihat kita. Kenapa ada satu rombongan orang pake baju hitam pda gila semua ya? Kok bisa masuk kampus pula? Waduh2.



Ayo teman-teman, kelihatan gak sih siapa yang paling narsis? yang paling eksis di setiap foto.Di situ ada Pakde Ariel, My Twins Aisyah, Mbak Firda, Mbak Wirda, Om Megi, Uncle Chick, Si anak Paling Tua Debe, dan masih banyak lagi. sukar untuk disebutkan. Semua itu adalah keluarga besar IKOM-A.



Emang sih, kelas kita dikenal agak-agak kekanakan ketimbang kelas IKOM lain. Tapi untuk kredibilitas, expertise, achievment, IKOM-A gak kalah loh. Ayo Cayo teman-teman!

Senin, 13 April 2009

Takut dengan Guru, Murid Loncat dari Lantai Tiga Sekolah

Senin, 13 April 2009 0

Seorang siswa SMP nekat melompat dari lantai tiga sekolahnya. Gara-garanya, anak perempuan itu takut dengan gurunya karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR).

Peristiwa ini terjadi di Mesir seperti diberitakan kantor berita resmi Mesir, MENA dan dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/4/2009).

Dalam insiden itu, murid tersebut bergegas keluar dari ruang kelasnya yang berada di lantai tiga gedung sekolah. Dia langsung loncat ke halaman sekolah. Dia begitu ketakutan dengan gurunya karena tidak mengerjakan PR.

Akibat perbuatan nekatnya, murid yang dirahasiakan identitasnya itu mengalami luka serius. Dia dilarikan ke rumah sakit di Provinsi Kafr el-Sheik, sebelah utara Kairo, ibukota Mesir.

Pada Oktober 2008, seorang siswa berusia 11 tahun di Kota Alexandria, Mesir tewas setelah gurunya menendang perutnya. Tindakan sang guru dikarenakan korban tidak mengerjakan PR. Akibat perbuatannya, guru tersebut dipenjara enam tahun.

Bulan lalu, seorang guru SMA di Mesir ditahan karena melemparkan air panas ke wajah seorang murid. Guru itu marah karena siswa tersebut mendatangi dirinya saat sedang beristirahat di ruang guru.



Ketegangan di Bangkok Masih Berlanjut


Liputan6.com, Bangkok: Bentrokan antara massa pendukung mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawat dan pemerintah Thailand kembali pecah di Bangkok, Senin (13/4) dini hari. Tembakan senapan otomatis M16 dilepaskan tentara Thailand guna menghalau demonstran yang melemparkan batu dan bom molotov. Korban juga berjatuhan di kubu tentara. Sedikitnya 49 cedera dalam insiden itu.


Ketegangan berlanjut hingga pagi tadi. Jumlah tentara yang diturunkan lebih banyak untuk mengambil alih dua truk tangki yang dikuasai pengunjuk rasa. Massa merah pendukung mantan PM yang terguling pada 2006 itu juga bertambah memenuhi jalanan ibukota. Beberapa di antaranya menggenggam bom molotov.

Pemerintah Thailand saat ini menetapkan status darurat di Kota Bangkok dan enam provinsi lainnya. Sekitar 400 warga negara Indonesia yang tinggal di Bangkok dan kota lainnya dalam keadaan aman. Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai ekspatriat [baca: Massa Semakin Brutal, Bangkok Terkepung].(YNI)




Sabtu, 04 April 2009

Oh, Mami Beyonce!!! ^_^

Sabtu, 04 April 2009 1
Ternyata Beyonce bisa Reggae juga, ini Lagunya Baby Boy diselipkan irama-irama reggae. Check it Out!!!


Duit Kaget; Beda Kemasan, Isi Sama Saja.


Tentunya masih ingat program acara RCTI beberapa tahun lalu yang sempat tidak disiarkan. Program acara yang digagas oleh Helmy Yahya yaitu 'Uang Kaget'. Jika dilihat dari kulit luarnya, program acara ini sangatlah menarik karena bertajukkan tema sosial yang membantu orang-orang kelas ekonomi bawah.

Sempat program ini mati suri beberapa tahun. Kenapa dikatakan mati suri? Karena kini hadir kembali di layar kaca program acara yang bertajukkan tema yang sama hanya saja namanya kini berganti menjadi 'Duit Kaget'. Untuk kejelasan apakah tim produksinya masih dihandle oleh Helmy Yahya beritanya masih samar, toh di iklannya saja masih masuk kategori 'segera' dan belum ada kepastiannya kapan acara ini akan diputar.

Meskipun nama program acaranya telah diganti, tapi substansinya sama saja. Dan yang menjadi bahan pertimbangan di sini adalah apakah program acara 'Duit Kaget' layak untuk dipertontonkan? Ide kreatifnya adalah mereka mampu mengemas kegiatan sosialnya dalam bentuk reality show. Tapi, masalahnya tim production house dari acara ini lebih menganggap para pemirsa sebagai target market yang bisa meraup untung yang sebesar-besarnya dari mereka. Program acara 'Duit Kaget' tidak memberikan sesuatu yang bersifat kepentingan publik yang bisa dijadikan bahan referensi bagi masyarakat, sehingga bisa dikatakan acara 'Duit Kaget' sama saja dengan 'Uang Kaget' hanya beda kulit luarnya saja.

Kualitas acara ini sangatlah rendah, tidak ada bedanya dengan 'Uang Kaget'. Ide kreatif yang mereka tampilkan kesannya terlalu mengekspos kemiskinan dan menjadikan mereka sebagai objek permainan. Ekstrimnya, ini sama saja dengan mempermainkan kemiskinan. Tujuan reality show adalah sekedar untuk hiburan dan jika kita menyaksikan acara ini, sama saja kita menertawakan kemisikinan.

Jadi, sebagai seorang yang terpelajar tentunya kita mampu menyeleksi program acara yang layak ditonton atas dasar humaniora dan respek kita kepada keadaan buruk orang lain yang semestinya tidak dijadikan bahan eksploitasi.

 
Together! holding hands we'll fall! ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates ►